oke, gw bahkan belum tahu siapa yang akan menjadi suami gw. belum tahu juga apakah nanti gw akan punya anak, berapa, dan seperti apa.. tapi gw sudah menyimpan banyak keinginan untuk dia.
gw pengen, anak gw tetap bangga memiliki ibu seperti gw.
gw pengen mendongenginya setiap malam dengan cerita-cerita dari berbagai kebudayaan di seluruh dunia, terutama di indonesia sendiri. gw pengen dia akrab dengan sastra dan budaya—selain tentu saja agama—bahkan sejak masih di dalam kandungan.
kalau sudah lahir dan mulai mengerti dengan ilmu pengetahuan, meski baru sekedar mengeja, gw mau mengajak dia melihat langit malam. kalau bisa, gw bawa keliling observatorium bosscha, prodi astronomi, dan sekretariat himastron. berkenalan dengan astronomi berikut orang-orang yang berkecimpung di dalamnya. sempat terbayang, lucu juga nanti begitu kenalan dengan tiwi dan adis, atau mungkin mas bre, dan mas evan beserta anaknya.
selain itu, gw akan memperkenalkannya dengan musik. musik yang gw kenalkan adalah musik-musik selain pop, tentunya. siapa tahu dia berminat.
masuk sd, gw mungkin akan lebih banyak cerita yang seru-seru. gw akan banyak bercerita tentang sejarah umum, sejarah perkembangan manusia, pengetahuan, dan pemerintahan.. pokoknya seperti ketika pak taufiq mengajar mata kuliah sejarah astronomi. gw juga akan bercerita tentang mitologi konstelasi dan tata surya. gw pengen melihat anak gw dapat menghayati segala macam pelajaran di sekolahnya, plus bonus nilai yang bagus.
gw ga mau menjejali pemikiran anak gw dengan membeda-bedakan pekerjaan. gw ga akan bilang yang satu lebih unggul daripada yang lain. gw ga akan memaksakan dia untuk menyukai apa yang gw dan suami gw kerjakan, walaupun kami pasti akan bercerita tentang keasyikan pekerjaan kami berdua. semua pekerjaan, asal halal, memiliki keunggulan kalau dikerjakan dengan sepenuh hati. toh, pada akhirnya dia akan memiliki kehidupannya sendiri.
banyak sekali hal-hal baik yang pengen gw ajarkan. karena gw tahu, gw nantinya ga akan bisa memberikan materi setara dengan yang mama gw berikan semasa beliau masih kerja kantoran. gw mungkin cuma jadi jurnalis bidang sains atau penulis, atau bahkan peneliti. ketiganya sama sekali bukanlah bidang yang menghasilkan banyak uang, dan memang bukan uang yang gw cari. namun gw berjanji, gw ga akan main-main dalam urusan kasih sayang, memantau pertumbuhan dan perkembangan, juga memfasilitasi pendidikan formal maupun non-formal. gaji gw mungkin ga bisa keluar begitu saja buat mainan-mainan mahal dan kendaraan pribadi, tapi boleh untuk buku-buku bagus sebanyak apapun kalau memang memungkinkan.
satu lagi, mungkin gw akan mempertimbangkan pengadaan televisi di rumah. kalau sampai masih ga bermutu juga acara-acara ke depannya, mungkin fungsi televisi hanya untuk memutar dvd film-film yang yang masih masuk akal untuk ditonton. hehe.
aamiiin.. semoga.
-
sawung said:
cari calon bapaknya anak2 dulu lah han
-
nightantares said:
suruh anak lu nonton iklan, Han… karena seringkali iklan itu bakal jauh lebih bermutu dan bikin mikir ketimbang sinetron2 ngga jelas…. :p
-
nyzky posted this